pelangi dan angsa laut

akhir pekan yang lalu, ada teman saya yang menghabiskan waktunya dengan liburan ke singapur, nonton konser linkin park dan balapan f1. meanwhile, ada juga yang terbaring tak berdaya di rumah sakit. lalu, ada yang menuntut ilmu kuliah s2 krn senin sampai jumatnya bekerja, ada pula yang harus bermalam di ruang server. teman saya yang lainnya, memanfaatkan week end-nya dengan cara berbeda, ia melakukan upacara pernikahan! saya sendiri, kebetulan berkesempatan menjadi pager bagus di upacara sakral itu tersebut. ini kali kedua saya menjadi pager bagus, setelah sebelumnya di nikahan hikam.

berangkat dari kampus pukul 1 siang hari jumat, dengan menaiki travel jurusan bandung-bogor, saya baru tiba di puncak pada pukul 5 lebih sedikit. apakah macet? oh tidak, jalannya lancar. yang membuat lama adalah setengah waktu perjalanan travel ini digunakan untuk menjemput penumpangnya door to door. kami baru benar-benar meninggalkan bandung pada pukul 3 sore, kurang sedikit.

turun di pinggir jalan raya puncak, saya melanjutkan perjalanan ke tempat penginapan dengan ojeg. begitu sampai, saya disambut oleh bayu, teman saya yang akan menikah.

lho, yu, kan nikahnya besok?
iya, kenapa emang?
kok udah hamil? akakak
sialan

bayu yang dulu, bukanlah yang sekarang. waktu pertama kali kenal bayu di tahun pertama kuliah, postur tubuhnya tidak berbeda jauh dari saya. sekarang, perutnya sudah besar dia sudah lebih sintal seperti anak kuda nil. kemudian dia mengantar saya ke sebuah gedung yang berbeda, di sana terdapat banyak kamar yang sudah ada label nama di tiap pintunya. gedung yang ini untuk teman-teman dan kerabat dekat, sedangkan gedung yang tadi untuk keluarga kandung dan saudara-saudara.

pukul 7 malam, ada rangkaian acara seserahan, bayu pergi ke rumah calon istrinya, sedangkan saya turun ke bogor untuk menjemput rombongan teman dari jakarta. mereka ini juga akan menjadi pager di acara besok. datang dari jakarta dengan kereta, kemudian mereka menunggu di botani square. awalnya saya salah baca botani square menjadi bonita square. oiya, jika orang bandung menyingkat bandung indah plaza dengan be-i-pe, parijs pan japa dengan pe-pe-je, cihampelas walk dengan ciwalk, maka orang bogor menyingkat botani square dengan, boquare (dibaca: boker). ini kenyataan. so sad but true.

hari sabtu pun tiba. setelah subuh, kami sudah mandi dan mengganti pakaian dengan baju kaos dan celana pendek sesuai instruksi tim rias. hawa puncak yang dingin tidak jadi penghalang karena di masing-masing kamar ada kamarmandi dengan fasilitas air panas. nyahnyahnyah. lalu kami menunggu giliran untuk dibalut dengan pakaian tradisional dari jawa yang bernama beskap, lengkap dengan blankon, sepasang selop dan juga sebilah keris.

sebelum acara dimulai, kami mendapat聽briefing dulu dari tim wedding organizer (wo). diatur barisannya, dilatih cara jalannya, ditetapkan tempat berhentinya. saya berada di depan barisan. pada waktu latihan, kata orang wo-nya nanti pager mengikuti keluarga. jadi, yang paling depan itu pengantin, diikuti orang tua, keluarga, baru kemudian pager. yah gampanglah kalau begitu, tinggal ngikutin orang depan. ternyata pada saat acara, tiba-tiba kami disuruh jalan duluan.

saya yang berada di depan barisan hanya bisa pasrah dan mulai berjalan. dengan langkah ditegap-tegapkan, saya mulai meniti karpet merah. ada banyak kamera di depan. lampu2nya membuat saya tidak konsentrasi. alhamdulillah saya berhasil sampai di dekat panggung dengan selamat. namun, begitu saya membalik badan, ternyata pengantin belum sampai seperempat perjalanan. saya berjalan terlalu cepat – -‘ untungnya pager yang lain tetap berjalan mengikuti saya. jadinya tidak terlalu aneh, meskipun barisan pager terpisah jauh dari pengantin. meskipun pager yang lain menggerutu. wakaka.. 馃槅

pagar

seperti biasa, jika ada orang dari angkatan kami (if itb 2005) yang menikah, maka dia berhak mendapatkan kado, piala tetap dan sebuah piala begilir bernama uml. uml (unified modeling language) adalah bahasa spesifikasi standar untuk mendokumentasikan, menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat lunak. namun pada piala uml ini, kepanjangannya berubah jadi: ‘udah menikah looh..’ bayu adalah juara 6 uml, padahal upacara pernikahan yang terjadi baru 5. kok bisa? iya, karena ada yang menikah dengan sesama.. 馃榾 untuk lebih jelas tentang piala uml ini, bisa dilihat di tulisan saya di sini.

rangkaian acara berikutnya adalah lempar bunga. dimana pengantin berbalik badan membelakangi para undangan, kemudian melemparkan se-buket bunga. awalnya saya benar-benar tertarik, saya langsung maju ke depan area menunggu bunga. lalu tiba-tiba jadi ramai, saya mundur sedikit, kira-kira 3 langkah besar. lalu makin ramai, saya geser ke kanan sedikit, kurang lebih 2 langkah besar. sebelum dilempar, mc membisikkan sesuatu kepada pengantin. mungkin tata cara lemparannya. lalu hitungan pun dimulai, “satu.., dua.., tiga.., eaaa!” namun ternyata bunganya belum dilempar. itu hanya tipuan. rupanya itulah bisikan mc tadi. kemudian hitungan pun diulang kembali. “satu.. dua.. dua setengah.. tiii.. ga!”

ternyata lemparan pengantin cukup jauh. jantung saya berdegup kencang. semua gerakan disana tiba-tiba terasa lambat. para peserta tangkap bunga yang berada di depan hanya dilewati bunga, mereka tidak bisa menggapainya. mereka berbalik badan. saya tatap buket bunga yang melayang tersebut. deg deg.. deg deg.. deg deg.. bak seorang pemain bulu tangkis profesional, saya sedikit melompat dan menangkapnya dengan tangan kiri…

pletak!
suara poros buket bunga terjatuh di lantai. ternyata tadi saya hanya mendapat pinggirannya. tidak jauh disebelah saya ada seorang perempuan yang saya tidak begitu ingat romannya, karena saya terpaku menatap tangannya. ya, dia mendapat bunganya. tapi, dia lebih pantas dikatakan menghancurkan bunganya. dia mencengkeram rangkaian bunga tersebut tepat di mahkota-mahkotanya. bunganya hancur, tempat buket bunganya pun terlepas, jadi 3 bagian. mudah-mudahan bukan pertanda buruk. peserta yang lain hanya bisa mengeluarkan suara lirih, “yaaaahh..” saya ambil poros buket bunga yang jatuh di lantai, lalu menyatukannya dengan pinggiran yang saya tangkap. saya tidak berani melihat ke sekitar, lalu menghindar dari keramaian.

lalu, dimanakah letak pelangi dan angsa lautnya? bukankah judul tulisan ini pelangi dan angsa laut? haah, entahlah, saya tidak tahu. bahkan saya tidak yakin apakah ada hewan yang berjenis angsa laut. yang penting selamat ya yu.. barokallahu laka wabaroka ‘alaika wajjama’a bainakuma fii khoir.. 馃榾 semoga saya segera menyusul merangkai mahligai rumah tangga. amiin..

Advertisements

melepas masa jalang

saya sedang duduk di kursi mobil sebuah travel dalam perjalanan dari bandung ke bandara soekarno-hatta pagi itu. suasana hati saya sedang galau, pilu dan tidak menentu. saat mobil memasuki jalan tol dalam kota jakarta, perasaan saya menjadi semakin gelap, hampa, tanpa rupa, tanpa suara. saya memandangi gedung-gedung tinggi di luar sana, yang berjendela biru besar-besar tapi sepertinya tidak bisa dibuka. sesekali saya juga melirik beberapa penumpang lain di mobil ini, yang bergaya rambut sama, seperti milik vokalis band repvblik.


ya sudahlah. daripada memelihara perasaan luka. lebih baik saya mencoba merangkai kata-kata. siapa tau bisa dibagi-bagi, bermanfaat untuk negri. serta mengurangi gusar di hati.


jalang. bisa dilihat dalam kbbi, jalang dilafalkan ja路lang, artinya: 1 tidak dipelihara orang (tt binatang); liar: di daerah itu masih terdapat kerbau –; 2 nakal (tt perbuatan yg melanggar susila): perempuan — , pelacur; men路ja路lang v menjadi liar; membuas; ke路ja路lang路an n keliaran; kebuasan. saya anggap saja jalang artinya nakal, seperti anak nakal.


tanpa terasa, bulan ramadhan sudah memasuki 10 hari yang terakhir, padahal masih banyak target yang belum tercapai, padahal saya ingin melepas kejalangan saya setelah ramadhan ini selesai nanti. mudah2an masih bisa, amiin. karena waktunya sudah bnyk yg terbuang, perlu dilakukan peninjauan kembali visi dan misi.


kemudian saya teringat dengan nasihat dari bang ucok (saya lupa nama asli beliau siapa), ceo-nya chevron pacific indonesia yang merupakan senior saya di kampus. katanya, kalau target itu, buatlah yang affordable yet challenging. ketahui sedang dimana kita sekarang, kemana kita mau pergi, dan bagaimana cara pergi kesana (misal, dgn kendaraan apa, bawa apa saja, jalur mana, dll). semoga dgn cara itu, target yg akan dibuat menjadi semakin jelas, berikut cara2 mencapainya.


diketik di pekanbaru, masih dalam keadaan sedih, karena banyak hal.
dan langit pun mendung.
now playing: mew – comforting sounds.

dari ban ke ban

ahad 131209, temanku yg biasa kupanggil dengan sebutan “moh” melangsungkan pernikahannya dengan seorang perempuan dari tuban. makanya, sehari sebelumnya, sabtu 121209, sekitar jam 3 sore aku berangkat dari bandung ke arah timur menyusuri pantai utara pulau jawa dengan bus malam kramatjati menuju medan, halah,, ya menuju tuban laahh,, lha wong acaranya di tuban. legian sejak kapan medan ada di timur pulau jawa..

perjalanan dari tempat mangkal bus itu, di depan boromeus di jalan juanda bandung, sampai ke alun2 kota tuban, memakan waktu sekitar 15,5 jam (termasuk waktu ngetem2 busnya). biaya 145ribu, sudah termasuk makan malam + satu buah roti + air mineral 600ml. jika ditambahkan dgn waktu tempuh dari tuban ke bandung (dengan asumsi waktu tempuh disamakan dg dari bandung ke tuban), maka jumlahnya menjadi 31 jam, on the bus. lalu berapa jam kah aku berada di tuban? tidak lebih dari 11 jam. dari setengah 7 pagi sampai setengah 6 sore saja..

oke, cukup dgn matematikanya, ahaha, sekarang cerita tentang tuban saja. meskipun hanya sebentar, tp aku sempat melihat beberapa perbedaan tuban dengan bandung, padahal mereka sama-sama mempunyai suku kata “ban” pada namanya. pertama, tidak ada angkot di tuban! sayangnya aku terlalu shock demi mendengar dan menyadari hal itu, sehingga aku tidak bertanya mengapa bisa demikian, dan transportasi umum apa yang digunakan oleh para penduduk sehari-harinya. dan aku tidak sempat mengklarifikasi apakah benar di tuban ga ada angkot, ataukah hanya candaan temanku saja, atau yg dia maksud ga ada angkot itu hanya di sekitar daerah situ doang. tapi yang jelas, selama 11 jam itu aku memang tidak melihat angkot satu pun.

kedua, sepeda bertebaran dmana-mana. jalanan lengang tuban sesekali dipenuhi oleh orang2 bersepeda di tepi2nya. baik anak anak, muda mudi, ibu ibu, bapak bapak, siapa yang punya anak bilang aku.. hayaayhaha..XD.. dan serunya lagi, tipe sepedanya hampir sama, yaitu tipe sepeda2 ontel yg berkeranjang di depannya. entah kenapa bisa begitu, aku pun tak sempat bertanya lebih lanjut pada penduduk setempat. tp aku sempat meminjam sepeda seorang ibu dan berfoto. ahahaii..

ketiga, di tuban ada makam dari salah satu sunan, yaitu sunan bonang. makam itu ramai dikunjungi oleh orang2 yang ingin berziarah. dalam pikiranku yg awam ini, tujuan berziarah adalah untuk mengingatkan kita tentang kematian. orang yg dulunya hidup, skrg tidak bisa apa2 lagi, sudah meninggal, sudah dikubur. bagitu juga dengan kita kelak. namun, kata penduduk tuban, tidak sedikit orang yg datang ke makam sunan bonang untuk meminta sesuatu, memohon sesuatu, pada kuburan, pada orang meninggal.

hawlloooo.. daripada lo minta ke kuburan, mendingan lo minta ke andrea hirata atau ke personil pee wee gaskins aja, masi ada kemungkinan dikasi kan. ini malah minta ke kuburan. dah kuburan benda mati gitu, gmn mau ngasi.. heran, di zaman skrg yg udah bisa ngupdate status facebook via handphone dg gratis selama satu tahun bgini, masi aja ada yg percaya bgituan. padahal udah dinasehatin dari jaman nabi ibrahim dulu kayaknya..

btw, kenapa andrea hirata disebut-sebut? karena aku baru saja tamat membaca laskar pelangi untuk pertama kalinya! yihaa.. trus kenapa pula pee wee gaskins? karena tadi malam abis liat2 blognya personil pee wee gaskins. ternyata ada sebuah band yg ada anti-nya yak. kirain yg ada anti-nya tu cuman mabok darat, laut, dan udara doang. ckckck.. macam2 aja indonesia ini.. berbeda-beda bolehlah, tp tak perlulah sampai ada kekerasan, permusuhan. sebaiknya yang ada itu pernikahan saja. lha wong si “moh” yg beda banget ama istrinya dari segi gender aja bisa nikah.. ahaha 馃槅

-just write what you can鈥檛 remember, what you can鈥檛 tell-