umpatan jalanan

sering kali saya berjumpa
dengan orang yang tenang dan bersahaja
tutur kata lembut kala menyapa
senyum merekah, berseri muka

itu ketika sedang biasa..

namun bila berada dalam kemacetan
ia seperti berganti peran
antagonis berwajah preman
seperti manusia lain kebanyakan

ketika lalu lintas padat
celah setipis tisu pun disikat
naluri tak lagi peduli taat
semua ingin sampai cepat

lupa pada utamakan selamat..

anjing, monyet, babi, dan tai
mengapa tak bisa menghargai
begitu mudah kita membenci dan mencaci
bukankah manusia punya akal dan hati

yang baru bisa nyetir
janganlah dibentak dan disindir
namanya juga masih amatir
hati-hati saja kalau dia pandir

seandainya dia teman akrab kita
tentu kita hanya tertawa-tawa
melihat tingkahnya berkendara
walaupun kesalahannya sama

tidak perlu dongkol menyesakkan dada..

karena buntutnya bisa panjang
mungkin terbawa ke ruang sidang
minimal suasana kantor menjadi tegang
atau keluarga di rumah ikut kena berang

di jalanan yang gerah
pikiran kacau terpecah belah
damainya hati sirnalah sudah
mengumpat pun menjadi mudah

mungkin sebab kita jarang tuma’ninah..

mari bersama kita coba tahan
bila hinaan hendak diucapkan
atau mau menghardik dengan penglihatan
meski sepertinya susah tanpa latihan

tapi kebetulan sebentar lagi Ramadhan..

 

 

 

selamat melatih kesabaran, selamat menambah ibadah, mohon maaf lahir dan batin..

Advertisements

“gh” yang tertinggal

kamu tau doa untuk orang tua? yakin tau? jangan2 selama ini kamu salah, karena tidak sedikit orang yg salah dalam mengucapkan doa untuk orang tua.

beberapa doa memang diawali dengan kata “allahumma”. seperti allahumma baariqlana, allahumma laka shumtu, allahumma inni a’udzubika, dan lain-lain. sehingga, banyak orang mengira, doa untuk orang tua juga diawali dengan kata allahumma, saja. jadinya mereka mengucapkannya “allahumma firlii”.

padahal, doa untuk kedua orang tua itu ada huruf “ghain” sukun/mati sesudah kata allahumma-nya.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْراً

allahummaghfirlii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiira..

“ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, dan sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.”

sama juga seperti istighfar, astaghfirullah. minta ampun.

jadi, jangan lagi ucapkan allahumma firlii ya, tapi ucapkanlah allahummaghfirlii…

 

سُبْحَانَكَ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ

maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

mimpi dapat rezeki

kemarin, paman datang teman saya yang sedang menuntut ilmu di negeri ratu elizabeth membagikan sebuah artikel di grup whatsapp kuliah.
artikelnya bisa dibaca di sini: How a corporate cult captures and destroys our best graduates

artikel tersebut bercerita tentang mahasiswa2 pintar dari universitas2 yg keren, mempunyai peluang yang lebih untuk mewujudkan mimpi2 mereka. namun, sebagian besarnya malah berakhir sebagai karyawan, baik itu di bank, di perusahaan konsultan, atau di perusahaan lainnya. di akhir artikel, penulisnya bilang, “Follow your dreams, however hard it may be, however uncertain success might seem.

salah satu hal yang menarik, ada beberapa orang yg justru impiannya memang bekerja di perusahaan2 seperti itu. bahkan ada daerah2 tertentu di indonesia ini yang kultur di dalam kehidupan sosial mereka secara turun temurun adalah: “kamu sudah jadi orang, sudah bisa hidup tenang, kalau kamu sudah jadi pns.” selama ini saya kira hanya ada satu daerah di indonesia ini yg seperti itu, belakangan teman saya yg dari sulawesi pun menyatakan hal yg sama. mgkn msh ada daerah2 lain juga yg selaras.

di kota tempat saya tumbuh besar itu, impian sebagian besar anak2 mudanya, yg juga jd impian orang tua mereka, dan impian orang tua dari orang tua mereka, adalah menjadi pns. mgkn dari 6 orang asli sana yg kamu temui dlm hidup dan kehidupan ini, cuma 1 orang yg di keluarganya ga ada pns. dalam pembicaraan santai dengan orang yg lebih tua, biasanya akan keluar pertanyaan “kerja di mana?” nah, bila kamu berbicara dengan orang-orang tua dari daerah ini, pertanyaannya adalah “dinas di mana?”

memiliki impian untuk menjadi karyawan di suatu perusahaan tidaklah salah. mungkin suatu saat nanti karirnya naik, dan dia bisa menjadi pemimpin di perusahaan itu, kemudian memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat manusia. begitu pun dengan menjadi pns. pns adalah pekerjaan yang mulia, mengabdi pada negara, memastikan urusan2 di negara ini tetap berjalan, dan melayani rakyat untuk mengurus berbagai macam keperluannya, mulai dari kesehatan, pendidikan, pembangunan, keagamaan, dll. tidak ada yang salah. itu bagus.

yang tidak bagus adalah apabila kita hanya menganggap bahwa jalan satu-satunya untuk mendapat uang adalah dari menjadi pegawai dulu. yang tidak bagus adalah apabila kita hanya menghormati orang yang kerja kantoran. yang tidak bagus adalah apabila kita merasa masa depan dan hari tua kita tidak terjamin kalau belum menjadi pns. yang tidak bagus adalah menganggap remeh orang yang terlihat kekurangan rezeki, dan hanya memuliakan orang yg terlihat berkelebihan rezeki. yang tidak bagus adalah malas mencari rezeki.

Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Al-Quran surat Al Baqarah(2) ayat 268)

Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. (Al-Quran surat An Nisaa'(4) ayat 100)

Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka katakanlah “Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?” (Al-Quran surat Yunus(10) ayat 31)

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata. (Al-Quran surat Hud(11) ayat 6)

Dan nikahkanlah orang-orang bujang dari kalangan kamu, dan orang-orang soleh dari hamba sahaya lelaki dan hamba sahaya perempuan kamu. Dan jika mereka fakir niscaya Allah akan menjadikan mereka kaya dengan karunia-Nya, dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha mengetahui.” (Al-Quran surat An-Nur(24) ayat 32)

Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit). (Al-Quran surat Hud(13) ayat 26)

Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. (Al-Quran surat At Thalaq(65) ayat 3)

apabila ada yang bertanya kok tumben saya tiba2 jadi banyak memasukkan ayat2 Al-Quran, jawabannya adalah lantaran mau memasuki bulan ramadhan. ini adalah nasehat untuk diri saya sendiri juga supaya lebih banyak lagi berinteraksi dengan Al-Quran. masa mengutip dari perkataan personil k-pop atau komik atau pujangga cinta terus, tapi dari kalam ilahi (perkataan tuhan) ga pernah. kalo udah dikasih tau perkataan tuhan aja masih ga sadar, mau dikasih apa lagi biar sadar?

sebagai penutup, sebelum kamu berusaha mengejar impianmu, apapun itu, cari lah tahu terlebih dahulu. atau cari tahu lah terlebih dahulu. apakah impian ini baik dan benar? apakah impian ini impianmu sendiri atau impian yg dicecoki oleh orang lain? apakah impian ini bertentangan dengan ajaran agama? apakah ini hanya impian di siang bolong? atau apakah ini impian di dalam impian di dalam impian (inception)? bijaksanalah dalam bermimpi dan bersemangatlah dalam mewujudkannya.

asik..

saya uchenk, selamat menunaikan ibadah-ibadah di bulan suci ramadhan. mohon maaf atas semua kesalahan.

serangan jantung mini

pernahkah kamu terkena serangan jantung mini? gejalanya bisa berupa rasa degdegan (palpitasi), bisa berupa rasa cemas (ansietas), bisa berupa rasa perubahan posisi tiba2, atau berupa rasa kaget (terkejut).

waktu saya kecil, saya biasanya mengalami serangan jantung mini saat berada di kendaraan yg melaju kencang ketika melewati turunan landai. sensasinya seolah-olah seperti jantung saya masih ketinggalan di atas. selain itu, saya juga merasakannya ketika mendengar pengumuman dari speaker masjid, yg diawali dgn kalimat, “innalillahi wa inna ilaihi rojiun, telah berpulang…”

saat beranjak remaja, hal yg membuat saya merasakan mini heart attack adalah ketika menjelang pengumuman kelulusan. berbicara tentang kelulusan, tahun ini saya kembali menyimak isu-isu terkait ujian nasional, khususnya tingkat sma, karena adik saya sdg duduk di kelas tiga sma. dari berbagai sumber berita yg saya baca, termasuk dr curhatan adik saya, level kesulitan soal ujian nasional tahun ini dinaikkan, dengan alasan untuk meningkatkan mutu lulusan sekolah.

menurut hemat saya, selagi masih ada anak sekolah yang lulus kemudian merayakannya dengan cara mencoret-coret baju dan pawai keliling kota dgn motor tanpa menggunakan helm, maka artinya mutu lulusan masih jelek. artinya untuk meningkatkan mutu lulusan caranya bukan hanya dengan mempersulit soal ujian nasional. anak-anak seperti itu tidak pantas diluluskan. bila perlu dicabut lagi saja kelulusannya.

keadaan lain yg membuat saya terkena serangan jantung mini di kala remaja adalah apalagi klo bukan cinta.

asik.

klo ini tidak usah dibahas lagi, semua orang sudah tau.
apa? kamu ga tau? ah percuma juga saya jelaskan. kamu tidak sdg jatuh cinta, jd tidak akan mengerti. kadang serangan jantung mininya rasa tarian kupu2, kadang rasa sengatan lebah. klo kata bang radit,

cinta itu kayak marmut lucu warna merah jambu yg berlari di sebuah roda, seolah berjalan jauh tp ngga kemana-mana.

yg satu udah jauh ke padang, yg satu lagi udah jauh ke bandung, tp akhirnya bisa melangsungkan akad nikah juga di bengkulu.
*lha ngapa jd akad nikah*

nikah

ohya, di kalangan orang besar, atau orang dewasa, biasanya serangan jantung mini juga akan terjadi ketika menjelang akad nikah.

selain itu, mgkn akan ada lebih banyak lagi jenis-jenis serangan jantung mini yg lain. maka rawatlah jantungmu. rajin-rajinlah berolah raga dan mengkonsumsi makanan yg sehat. salah satu cara mensyukuri nikmat sehat, adalah dgn cara menjaga kesehatan.
jangan lupa juga meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah kita kepada yg maha kuasa. supaya apabila suatu saat serangan jantung mini berubah jadi maxi, pahala kita sudah banyak. apalagi sebentar lagi mau ramadhan, mari kita persiapkan diri dengan baik. masa kalah sama iklan sirup dan iklan sarung.

aphelion

walaupun sudah berumur, saya masih suka nonton film kartun, misalnya serial avatar: the last airbender. salah satu tokoh yg cukup nyentrik di serial tersebut namanya azula, putri kerajaan api, anak dari raja api ozai. azula ini jahatnya ga ketulungan, ditambah lagi dia pintar dan berbakat.

tapi ada satu perkataan azula yang bisa dijadikan pelajaran bagi para perempuan, azula bilang kepada ty lee tentang banyaknya pria yg menyukai ty lee.

“those boys only like you because you make it so easy for them. you’re not a challenge. you’re a tease. it’s not like they actually care who you are.”

hari jumat yang lalu, terjadi suatu fenomena alam pada bumi. bumi menjadi lebih dingin dari biasanya. ternyata bumi sedang berada di titik terjauh dari matahari pada orbitnya. aphelion. saya benar2 kedinginan dan kurang enak badan pada hari itu dan beberapa hari sebelum dan sesudahnya. saya keluar kosan menggunakan dua lapis jaket.

tapi di luar, saya menemukan beberapa orang masih memakai celana super pendek dan baju tanpa lengan. entah mereka ini punya ilmu kebal, atau otaknya udah lebih gila dari saya. yang jelas, saya jadi teringat perkataan azula tadi lagi.

saya juga jadi teringat beberapa minggu yang lalu teman saya, sebut saja namanya bram alias irfan membeli sepatu di ciwalk. dia memilih-milih sepatu, dilihat-dilihat yang dipajang di rak, di tumpukan di tengah-tengah toko. dia ambil satu, dia pegang2, dia coba pakai, dia coba jalan dengan sepatu itu, lalu pindah ke toko lain, melakukan hal yang sama pada beberapa sepatu. hingga akhirnya dia kembali ke toko pertama untuk membeli sepatu yg tadi sudah dicobanya.

namun apa yang terjadi? sama seperti hampir semua pembeli lain, dia meminta petugas untuk mengambilkan sepatu yang sama modelnya dengan yg dia coba tadi, tapi yang masih baru, yg masih segel, yg masih di dalam kotak, bukan sepatu yg sudah dicoba-coba itu. hmm..

mudah-mudahan bisa diambil pelajarannya dari perkataan azula dan dari sepatu pajangan yg hanya untuk dicoba-coba itu tadi. bumi boleh berada di titik terjauh dari matahari, tapi sebentar lagi kita akan memasuki bulan ramadhan, dimana diharapkan dapat membuat kita lebih mendekatkan diri lagi pada tuhan yang maha kuasa, maha pengampun. semoga kita mendapat ampunan atas dosa-dosa yg pernah kita perbuat, dan tidak mengulanginya lagi.

selamat menjalankan ibadah-ibadah di bulan ramadhan, mohon maaf atas semua kesalahan yang pernah saya lakukan.

menjadi imam sholat jumat

siang itu, bandung sangat panas. meskipun udaranya sejuk akan tetapi sinar sang mentari tetaplah membakar, menyengat dan merasuk ke dalam sukma. apalagi bagi orang yg sedang patah hati. saat itu sekitar pukul sebelas siang.

saya sudah bersiap-siap ke masjid untuk mengikuti rangkaian ibadah sholat jumat. dalam hati saya, saya berpikir, karena ini bulan ramadhan jadi pasti masjid bertambah ramai. maka saya harus ke masjid lebih cepat agar kebagian shaf di posisi yang terdepan.

sesampainya di masjid, ternyata perkiraan saya salah. masjid belum terlalu ramai, mgkn karena sholat jumat di bulan2 biasa memang sudah default-nya segitu jumlahnya. maka di bulan ramadhan ini pun kurang lebih tetap segitu. beda jauh dengan sholat shubuh dan isya.

saya masuk masjid dan berhenti di shaf ke empat, lalu sholat sunnah tahiyyatul masjid. selesai sholat, saya celingak-celinguk melihat di depan saya ternyata masih ada tempat yang kosong. majulah saya sampai shaf kedua, di bagian tengah. di depan saya, ada seorang bapak, di depan bapak itu adalah area sajadah imam.

pada saat masuk waktu dzhuhur, bapak di depan saya berdiri kemudian naik ke mimbar. ternyata dia adalah khatibnya. akibatnya, tempat di depan saya kosong dong, jadinya saya maju lah ya.. menempati shaf pertama, tepat di belakang posisi imam nantinya.

khutbah pun berlangsung, saya belum ada pikiran yang aneh-aneh. kecuali: andaikan saya adalah seorang raja, maka saya akan mengambil bl*ckberry seorang bapak di shaf kedua, yg ringtone atau bbm alert atau apalah alert nya, sering berbunyi meskipun hanya pelan, sesekali dan sebentar. tapi itu mengganggu konsentrasi saya. saya akan mengambil bb itu, lalu melemparkannya keluar masjid, sampai hancur berkeping-keping. lalu jika bapak itu minta ganti rugi, saya tinggal kasi cek, untuk mengganti bb yg sudah saya lempar. tapi untungnya, saya bukan raja. saya hanya orang yang biasa yang selalu dijadikan alas kaki para penguasa.

saat khotbah selesai, kemudian iqomah dikumandangkan, barulah saya merasa cemas di dalam dada. saya berharap bapak2 di sebelah saya akan menggeser saya, atau menawarkan untuk tukeran tempat, tapi tidak terjadi. takbiratul ihram dilakukan oleh imam, saya meneguk ludah yg hampir tidak ada krn saya sedang puasa dan hari itu sudah siang. membayangkan jika imamnya tanpa sengaja buang angin, batal, dan posisi saya tepat di belakang beliau, apakah saya yang harus maju ke depan, belum pernah saya memikul tanggung jawab menjadi imam sholat orang sebanyak itu.
rakaat pertama, imam membaca surat al-a’la.

sabbihis marobbikal a’la.
alladzii kholaqa fasawwa.
walladzii qaddaro fa hada.

hingga selesai, dan sukses. rakaat pertama berlangsung mulus.

hingga tiba saatnya rakaat kedua. jeng jeeng.. karena waktu saya menulis ini sudah hari rabu, saya lupa waktu itu imamnya baca surat apa, ehe. yang jelas, rakaat kedua ini pun berlangsung dengan aman dan terkendali. sampai salam. ya, imamnya tidak batal. saya pun tidak jadi mengganti beliau menjadi imam sholat. syukurlah. ehe.

uang seribu dan seratus ribu

saya mendapatkan cerita ini dari papa kemarin malam. mungkin ada diantara kamu yang sudah pernah mendengar ceritanya, tapi tidak apa-apa. namanya penceritaan kembali, besar kemungkinan tidak sama dengan cerita aslinya, tapi karena saya juga dipanggil sebagai si tampan dari barat, maka tidak apa-apa. tanpa berbual-bual lagi, mari kita mulai saja cerita ini, judulnya: uang seribu dan seratus ribu.

pada suatu hari, dicetaklah uang seribu dan seratus ribu. mereka sudah menganggap satu sama lain sebagai saudara kembar, karena mereka dilahirkan pada waktu yang bersamaan. mereka sangat dekat dan akrab, hingga tibalah saat perpisahan yaitu ketika mereka harus diedarkan ke masyarakat.

6 (enam) bulan kemudian, uang seribu dan seratus ribu bertemu kembali di dompet seorang ibu rumah tangga yang juga merupakan istri dari seorang pengusaha. maka mereka pun melepas rindu..

e, ih, seribu, badan kamu kok jadi begitu, lecek, kumal, lusuh, bau, dan pudar.. apakah yang telah terjadi padamu? aku tak suka kamu begitu..
bgini seratus ribu, semenjak diedarkan dulu, aku berpindah-pindah dari tukang ikan, abang becak, mamang angkot, mbok jamu, dan lain-lain. sampai tadi ibu ini membeli sayur bayam seikat dengan harga 4000, dia bayar dengan uang 5000, didapatlah aku sebagai kembaliannya.
hoo.. begitu..
kamu sendiri, kok kamu masih wangi, rapi, necis dan tampan sama seperti waktu lahir dulu, seratus ribu?
oh, tentu saja, karena aku berpindah-pindah di kalangan pejabat, hotel bintang lima, restoran mewah, anggota dpr yang ga tau malu yang hanya memikirkan kesenangan sendiri dan melupakan neraca sang pencipta, sampai ke pengusaha yang memberikan uang belanja untuk istrinya ini. itu semuanya full ac looh.. aku jadi kasian sama kamu..
halah, full ac, kaya bus antar kota aja.. aku tidak apa-apa kok, walaupun begini, aku tetap bahagia dan senang dengan hidupku..
ohya? kenapa..
iyaa, karena selain berpindah-pindah di tangan rakyat jelata, aku juga sering bersilaturahmi dengan rekan-rekanku sesama uang seribu di celengan masjid.. kami berkumpul beramai-ramai disana dan aku ga pernah tuh melihat rekan-rekan kamu di sana..

yaah, begitulah cerita uang seribu dan uang seratus ribu. sering kita merasa berat menyumbangkan uang sepuluh ribu ke mesjid, tapi sangat ringan mengeluarkannya untuk membeli pizza hut, kfc atau mc donald. cari dulu uang seribu atau dua ribu, kalau ada, baru disumbangkan. 😦

sekarang sudah 24 ramadhan. bila kita tidak mampu lagi meningkatkan ibadah kita karena halangan fisik, misal mau teraweh dan memperbanyak sholat sunah tapi betis sudah parises, mau ngaji tapi matapun sudah rabun. maka tingkatkanlah dari segi jumlah sedekah kita. jika biasanya ga pernah nyumbang ke mesjid lebih dari rp8900, maka cobalah sekarang sumbang 9000. kalau tidak bisa juga karena keuangan sedang sekarat, maka carilah ibadah-ibadah lain yang bisa anda tingkatkan sebanyak-banyaknya. minimal anda mengajak orang untuk meningkatkan ibadahnya dengan cara menyuruh mereka membaca blog saya ini, ehe. 😆

akhirnya, bagi teman-teman yang sudah mulai sibuk menyiapkan kue kering, hati-hati jangan sampai gosong. bagi yang sedang mau beli baju, jangan kalap sampai menjual tanah leluhur. bagi yang akan mudik, berhati-hatilah di jalan..