teman dari masa lalu

terkadang, ada kalanya ketika saya terbentur pada suatu problema, saya bingung tidak tahu harus bertanya pada siapa. bukan krn problemanya besar, tp krn problemanya adalah buntut dari suatu peristiwa yg panjang, yg apabila ditanyakan maka akan butuh penjelasan yg lebar dan waktu yg lama utk mengulas latar peristiwanya jauh ke belakang. misalnya saat sedang menulis kode suatu perangkat lunak (atau dlm istilah kami para buruh kode, sering disebut ngoding. asalnya dari mengoding. awalan me- + koding. koding berasal dari coding. code + ing). manakala saya sudah lama tercelup ke dalam kode yg terpaksa saya tulis sendirian krn tdk ada tim, misalnya krn lokasi yg jauh, satu waktu saya menemui kebuntuan. jika kebuntuannya msh dlm cakupan problema yg bisa dianalogikan dg suatu cuplikan kode, atau suatu kasus pengolahan data, maka tidak sulit bagi saya untuk menanyakannya pada teman2 saya, biasanya via whatsapp, email, atau fb. namun, di lain waktu saya menemui problematika kode yg sudah sangat kompleks, yg tidak mgkn kasusnya dianalogikan lagi, orang yg ditanyakan harus melihat langsung keadaannya, untuk mengerti apa yg terjadi, tidak cukup hanya dgn mengirimkan beberapa baris kode saja. kalau sudah begini, tidak mgkn saya mengirimkan semua kepada mereka, terus suruh install ini itu, set ini itu, mereka juga punya pekerjaan lain, urusan lain, dan mgkn ingin menggunakan waktu luangnya untuk istirahat. hanyalah tuhan dan saya sendiri yg tahu, apa yg sudah saya tulis di dalam situ. so, yg bsa dilakukan hanya berserah diri pada yg maha kuasa, sambil merenungi dan membaca kembali kode itu baris demi baris. pada saat itu seolah olah muncul teman dari masa lalu. yaitu diriku yang dulu, bukanlah yang sekarang. dulu ku seventeen, skrg ngga lagi. bila mana diri saya yg dlu rajin menulis catatan2, tentang suatu informasi yg sudah dilupa oleh diri saya di masa skrg, maka ketika saya membacanya kembali, akan terasa seperti mendapatkan pencerahan yg dikirim oleh tuhan lewat hari hari di masa lalu. alhamdulillah.. hasbunallah wa ni’mal wakil.. ni’mal maula wa ni’man nashir.. eureka! eureka! its alive! its alive! orang bijak pernah berkata: ”ikatlah ilmu dengan menuliskannya.” orang bijak 2 juga berkata: “bodoh orang yang memburu kijang liar di hutan, mendapatkan, tapi tidak mengikatnya. begitulah ilmu bila tidak ditulis.” orang bijak 3 pun berkata pula: ”hafalkanlah. terutama tulislah. bila engkau lupa, maka tulisanmu akan membantumu.” disclaimer: tdk berlaku untuk mengerjakan ujian. itu namanya mencontek. kecuali klo ujian open book.

Advertisements