ganteng-ganteng kambing

saya belum punya kambing. namun, mengingat popularitasnya di musim haji seperti skrg ini sedang meningkat, tidak ada salahnya apabila saya sejenak meresapi, berkontemplasi, dan merenungi, adakah bulu yang bisa dipetik dari kambing, haiah, maskudnya, adakah pelajaran yang bisa dipetik dari wedhus alias kambiang. oke, markimul.

mari
kita
mulai

di dunia ini ada banyak jenis pekerjaan. mulai dari yang identik dengan pakaian rapi dan perkantoran yang berada di gedung tinggi, sampai yang tidak perlu pakai pakaian yang rapi dan kantornya berada di alam terbuka. apakah itu? coba tebak.

haa?? petani?? salah. yang benar adalah penggembala.

apa sih istimewanya penggembala? ketika seseorang menggembalakan hewan, secara tidak langsung dia telah mengikuti beberapa tahapan dari latihan kepemimpinan.

pertama, dia berlatih melapangkan dada sewaktu mengarahkan dan menggiring gembalaannya ke padang rumput, dan juga ketika pulang ke kandang.

lalu, dia juga harus melatih ketajaman mata untuk mengawasi agar tidak ada hewan yg tercecer atau ketinggalan di jalan, atau tiba2 keluar dari kawasan penggembalaan.

kemudian, dia juga harus mempersiapkan mental dan fisiknya sehingga apabila sewaktu-sewaktu ada ancaman dari binatang buas, pemburu iseng, atau pemuda setempat, yg hendak mengganggu gembalaannya, ia dapat melindungi hewan2 malang tersebut dengan gagah berani.

bonus dari latihan sabar mengarahkan dan menggiring adalah sifat telaten. bonus dari latihan mata yg awas adalah kepedulian. bonus dari latihan mental dan fisik yg kuat adalah tanggung jawab..

“with great power, comes great responsibility.” – uncle ben

nah, dari sekian macam jenis penggembala, ada orang yg bekerja sebagai penggembala kuda, ada juga yg menggembalakan sapi. di arab, sepertinya mereka lebih memilih untuk menggembalakan unta. namun, satu yang lebih rendah kastanya daripada 3 hewan di atas, tidak lain adalah penggembala kambing.

inilah spesialnya kambing.

penggembala kambing dapat bonus satu latihan tambahan yaitu kerendahan hati. menggembala saja sudah dianggap sebagai pekerjaan yg kurang bergengsi, bila dibandingkan dengan pekerjaan sebagai direktur di sebuah bank internasional. apalagi ini menggembalakan kambing. dijamin, orangnya akan terlindung dari sifat sombong.

saya belum tahu, mgkn ada lagi latihan2 dan hikmah2 lainnya dari menggembala kambing, sehingga nabi bersabda:

“tidaklah Allah mengutus seorang nabi pun melainkan dirinya pasti pernah menggembala kambing.” – hadits riwayat bukhari

hayo.. gimana.. ganteng kan.. makanya, kalo ada di antara kalian yg mendapat julukan “kambing” dari teman2, berterima kasihlah. karena kalian didoakan menjadi spesial. kambing itu spesial. gembalaannya para nabi gitu loh.

ciao.