tudung saji transparan

di suatu masa, di musim yg lalu, muncullah di meja makan di rumah, sebuah produk rumah tangga yg baru pertama kali saya lihat. apakah itu? ya, kamu benar sekali, tentu saja produk itu adalah tudung saji bersisi transparan.

tudung saji transparan

tudung saji adalah alat untuk menutup hidangan di atas meja makan, yang berguna untuk melindungi isinya, baik dari lalat, laler, lalat buah (Dorsophila melanogaster), tikus, kucing, anjing, babi, monyet, kambing, (lha ini mau nulis apa mau ngatain orang), dll.

nah, tapi, klo tudung sajinya transparan begini, dan lobangnya besar2, lalat masih bisa keluar masuk dengan leluasa. kucing-kucing garong pun, jika melirik, akan langsung bisa melihat isinya. kalo cuma sayur dan tempe, mgkn dia tidak berminat. tapi klo isinya ikan, nah, kemungkinan besar dia akan mengorek-ngorek, menggeser-geser, bahkan mencabik-cabik si tudung sajinya, berusaha untuk mengambil itu ikan.

kemudian, di bulan yg lalu saya menemani istri saya belanja benda2 perkerudungan di pasar baru. banyak variasinya, ada yg bernama jilbab sorong/instant, pashmina/shawl, segiempat, ciput, ciput ninja, antem dll. setelah saya look look alias saya lihat-lihat, kerudung2 ternyata banyak yg bahannya tipis2 ya, bahkan bisa dibilang menerawang atau transparan.

mungkin bisa jadi perempuan yg memakainya selama ini ga sadar, apabila dilihat dari sisi tertentu, biasanya bagian belakang di sekitar kuduk, maka bagi yg tidak memakai ninja, itu akan terlihat lehernya. klo ga percaya, silakan lihat ke sekitar kamu. saya yakin pasti ada orang berkerudung yg belakangnya transparan.

biasanya saya cuek dgn fenomena itu. tp ketika saya lihat mama saya, adek perempuan saya, dan istri saya ternyata ada juga yg kerudungnya begitu, maka sebagai sekretaris umum dewan anggota harian ikatan suami sixpacks sayang istri, saya langsung kasih tau mereka, klo kerudungnya transparan.

untuk perempuan2 lain di luar sana, saya ga bermaksud sok-sokan ikut campur urusan perempuan, tapi ini perintah dari yg ngasih kita rezeki uang buat beli pakaian. kan perintahnya itu menutup aurat, bukan cuma nutup kepala dililit-lilit pake kain (transparan pula). tujuan memakai kerudung itu untuk menutup aurat, atau cuma sekedar biar dibilang udah pakai kerudung? kalau selama ini ga nyadar, dan ga tau klo itu transparan, ya mudah2an skrg jd lebih aware dgn kerudung, dan memperbaiki cara memakai kerudungnya.

“Apakah mereka tidak memerhatikan Alquran, ataukah hati mereka telah terkunci? Sesungguhnya orang-orang yang berbalik (kepada kekafiran) setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, setanlah yang merayu mereka dan memanjangkan angan-angan mereka.” (QS Muhammad: ayat 24-25).

nah, sekarang cobalah lebih diperhatikan lagi kerudungnya, ini yg saya bahas baru dari aspek bahannya lho, belum aspek2 lainnya seperti sama siapa saja yg boleh ga pake kerudung, dll. lalu disempurnakan, sesuai dengan tuntunan, yang bener. ingat ga tudung saji tadi klo transparan gimana?

oiya, bahkan yg lebih mengerikannya lagi, mukena sekarang juga transparan. mukena. yg dipakai untuk sholat itu. padahal di antara sholat yg tidak diterima Allah adalah sholat yang tidak menutup aurat. nah klo sholat trus pakai mukena transparan, rambut kelihatan, warna kulit kelihatan, itu klo sholatnya selama ini sia-sia, ga diterima Allah, gmn? selama ini sholat wajib dan sholat taraweh ratusan rakaat, tapi ternyata ga dianggap sama Allah, gmn?

aneh adalah ketika ada orang yg menyuruh perempuan berkerudung untuk melepas kerudungnya, atau sholat tanpa menutup aurat, mereka akan tegas menolak dengan mentah2. tapi klo diberi kerudung yg transparan, mukena yg transparan, yg rambutnya terlihat, kulit terlihat, mereka masih mau memakainya.

“tapi kan semua segala sesuatu butuh proses.. pelan-pelan bisa keles.. ga langsung sempurna begitu..”

biasa aja keles.

saudariku,
suatu hari, engkau akan dibungkus, sepenuhnya tertutup dari kepala hingga kaki, dan dimasukkan ke dalam kubur. jangan jadikan hari terakhirmu di bumi sebagai hari pertama untuk memakai hijab.
syaikh khalid yasin

“jangan sampai hari pertama auratmu tertutup dengan bener adalah saat ditutup sama kain kafan” mungkin lebih kurang maksudnya begitu.

akhir kata, mohon maaf apabila ada yg kurang berkenan, semoga kita bisa tetap saling menyempurnakan dalam ibadah,
saling mendoakan dalam kebaikan,
mencegah perbuatan yg tidak baik,
tidak sombong,
dan selalu bersyukur kepada Allah.