mobil, teh, lutut


kebetulan belum nulis blog untuk bulan april. ehe. tadi liat plurk-nya echaboy:
jadi bertanya-tanya juga, kenapa ya kartini saja yg dirayakan dan dianggap mengangkat derajat perempuan, padahal kan ada juga cut nyak dien yang lebih maskulin. cut nyak dien ikutan perang melawan belanda, bukan nulis2 surat. dan tahukah kamu, cut nyak dien masih mencabut rencong (senjata tradisional aceh) dan berusaha melawan belanda sampai lanjut usia! benar-benar perempuan yang gigih & berhati baja..

selain cut nyak dien, ada juga cut nyak meutia yang membuktikan bahwa anggapan “perempuan adalah insan yang lemah” tidak selamanya benar. beliau berjuang melawan belanda hingga tewas diterjang satu peluru di kepala dan dua peluru dibadannya.

ada lagi, martha christina tiahahu seorang perempuan muda yang ikut berjuang mengangkat senjata melawan penjajah belanda dari umur 17 tahun. pas lagi swit swit sepentinnya itu, eeh, dia malah udah bantuin thomas matulessy dalam perang pattimura. ia bukan saja mengangkat senjata, tetapi juga memberi semangat kepada kaum wanita di negeri-negeri agar ikut membantu kaum pria di setiap medan pertempuran sehingga belanda kewalahan menghadapi kaum wanita yang ikut berjuang. bayangkanlah betapa hebatnya srikandi yang satu ini.

dari timur indonesia, kita pindah lagi ke jawa barat. tersebutlah seorang perempuan bernama dewi sartika. teh dewi ini anak keluarga priyayi, priyayi itu mgkn kayak keluarga keren gitu. meski melanggar adat saat itu, orang tuanya bersikukuh menyekolahkan teh dewi, ke sekolah belanda pula. sejak kecil, teh dewi sudah menunjukkan bakat pendidik. sambil main di belakang gedung kepatihan, beliau sering memperagakan praktik di sekolah, mengajari baca-tulis, dan bahasa belanda, kepada anak-anak pembantu di kepatihan. papan bilik kandang kereta, arang, dan pecahan genting dijadikannya alat bantu belajar.

waktu teh dewi baru berumur sekitar sepuluh tahun, cicalengka (ini mungkin nama daerah di bandung) digemparkan oleh kemampuan baca-tulis dan beberapa patah kata dalam bahasa belanda yang ditunjukkan oleh anak-anak pembantu kepatihan. waktu itu belum banyak anak-anak (apalagi anak rakyat jelata) memiliki kemampuan seperti itu, dan diajarkan oleh seorang anak perempuan pula. ckckck, keren sekali ya ni teh dewi. di bandung teh dewi berkiprah memajukan pendidikan kaum perempuan. tak hanya berwacana, ia mendirikan lembaga pendidikan yang belakangan bernama sakolah kautamaan istri (1910).

selain dewi sartika, ada rohana kudus, kakak perempuan sutan sjahrir, di padang, sumatera barat, yang berhasil mendirikan sekolah kerajinan amal setia (1911) dan rohana school (1916). ehe, walaupun mgkn narsis, menamai sekolah dengan nama sendiri.

hmm.. setelah membaca-baca, merenung-renung, dan meraung-raung. akhirnya saya mendapat suatu jawaban dari pertanyaan diatas. mgkn di luar sana telah banyak yg menganggap bahwa kartini adalah sosok yang diciptakan oleh belanda untuk menunjukkan bahwa pemikiran barat-lah yang menginspirasi kemajuan perempuan di indonesia. buktinya, mobil-teh-lutut, kalo diinggrisin jadi car-tea-knee (kartini). halah. namun, sebaiknya kita tidak begitu saja melupakan peran kartini. setidaknya hari kartini telah menginspirasi. contohnya, karena ada hari kartini kan saya jadi ingin tahu, dan mengulik lebih dalam tentang perempuan-perempuan lain yg juga mempunyai peran penting seperti kartini. yah walaupun mereka tidak mendapat penghargaan seperti kartini. jadi, bolehlah namanya hari kartini saja untuk menghemat, tapi semangat dan nilai2 yang diteladani jangan kartini saja, cut nyak dien dan teman2nya juga.

ada satu lagi hikmah dari hari kiranti, eit, hari kartini maksud saya. anak2 jadi belajar dandan sejak dini. coba kalo hari martha, mgkn anak2 jadi belajar tombak sejak kecil, hii syereeemm..

oia, jangan mengira bahwa saya adalah ahli sejarah, yg sekaligus menjadi saksi sejarah, karena bisa sedemikian detilnya menceritakan sejarah di atas. saya ini masi muda, umur saya baru 22 tahun. tulisan diatas banyak yg saya copy paste dari wikipedia dan tokohindonesia.com.. oke champ??
Advertisements

13 Responses

  1. Kyaaa, aku baru tau Rohana Kudus itu kakaknya Sutan Syahrir (thinking)

  2. e, aku malah baru tau ada orang bernama rohana kudus itu barusan.. (doh)

    • Owh, aku sih dulu di SD pernah belajar. Ada mata pelajaran Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB) 😀 Ada Rohana Kudus sama Siti Manggopoh.

  3. oiyaaa.. jaman dulu pelajaran sejarah namanya masi pspb, trus ppkn namanya pmp, matematika namanya berhitung, ehe.. 🙂
    tapi ga ingat pernah diajarin rohana kudus sama siti magopoh.. 😦 mgkn pahlawan lokal sumbar kali yak..

  4. assa.
    masih ada lagi ceng, hr rasuna said, lumayan mantep jg tuh. yoi, gw stuju knp yg dirayain cuma kartini krn biar ada bau2 baratnya, bukan murni dari indonesia, cih dari dulu emang dah skandal aja nih
    wass,

  5. wa’alaykumussalam wr wb..

    nah itu dia co, mgkn kalo hari hr rasuna said kepanjangan nulisnya di kalender atau dispanduk “dengan memperingati hari hr rasuna said, kita tingkatkan bla bla bla ..”
    nanti boros tinta.. padahal besoknya (22 april) kan hari bumi, jd harus hemat2 resources..
    e, tapi kalo hari hr rasuna said, peringatannya jadi ganti tanggal si, 😆

    iya tuh si skandal,
    padahal kayaknya duluan diciptain sepatu de daripada skandal.. menurut wikipedia, sepatu tertua ada yg berumur 40000 tahun, sedangkan skandal tertua berumur 10000 tahun..

    btw, tulis dong hasil pendakian kemaren, ehe..

  6. assa.
    -_-‘, apa sih ceng skandal tertua…
    mau sih gw tulis, tp lg gak ada ide buat bumbu2nya, ntar2 ajalah ya, btw mo nonton ludruk ato lustrum ukm gak? bareng yok
    wass.

  7. wa’alaykumussalam wr wb..
    ini ada contoh tulisan hikingku waktu naek gunung jayagiri sama anak2 gits:
    https://uchenk.wordpress.com/2008/01/16/hikers-tale-belok-kanan-jurang/
    siapa tau jadi menginspirasi bumbu2..

    aku udah bli si tiket pagelaran ukm, tp bukannya kow bareng nyonyah?

  8. ciye judulnya digantii

  9. iya, ada yg protes gitu de..

  10. masih ada tuh bang… namanya fadilla zennifa…hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: