asal usul terjadinya panggilan uchenk

namaku aslinya husein, artinya baik, bagus, tampan, cakep, dll.. dikeluarga inti, aku dipanggil ucen. tp menjadi beragam saat diluar, bahkan sepupu2ku memanggil dg berbagai variasi, ada yg ocen, osin, usin, dll..

nah, di sekolah, mulai dari kelas satu smp, panggilanku brubah menjadi uchenk. darimanakah asal usul panggilan itu? sampai sampai temen kosan di kamar sebelah menanyakan: ‘bg kenapa sih dipanggil uchenk???????’ – bg itu singkatan dari bang, abang, panggilan untuk laki-laki yg lebi tua. baiklah, bgini ceritanya..

dahulu kala, kira-kira 11 tahunan yg lalu, di negeri ini sedang marak2nya terjadi kerusuhan. saat itu aku masih kelas 6 sd klo ga salah. bermacam usaha dilakukan untuk mengurangi ketegangan. ada lagu anak2 yg judulnya klo ga salah, sitorus dan acong ama satu lagi siapa gitu, lupa namanya. yg menceritakan tentang 3 orang anak yg berbeda latar belakang, tp tetap berteman baik.. lalu ad juga berbagai iklan yg menghimbau utk mengurangi rasa curiga pd sesama..

nah, ada satu iklan tentang kerusuhan di ambon, yg mengangkat tema: 2 orang anak yg bersahabat yg bernama hasan dan robert. mereka ini berteman, tp kemudian terpisah karena kerusuhan. lalu di iklan tersebut digambarkan si hasan memanggil-manggil si robert, ‘obeettt..’ ditengah puing2 bangunan bekas kerusuhan. meanwhile, si robert yg berada di puing2 berbeda, juga memanggil-manggil si hasan, ‘acaaangg..’.

gimana? sudah bisa menebak asal usulnya uchenk? ops, jangan terburu-buru dulu..

di smp, tepatnya kelas satu smp, aku berteman dg seorang yg bernama khairul, tp aku panggil wawan (sejarah panggilan wawan tidak perlu diceritakan di sini, ahaha). anak jakarta, cuman setahun dia sekolah di smp ku, kelas dua dia pindah lagi ke jakarta. skrg dia kuliah di institut pertanian bogor. dia inilah orang yg pertama memanggilku dengan ‘uceng’. katanya dulu ad temennya yg bernama hasan dipanggil ‘acang’. ohoho..

biar lebih keren dan sedikit alai, ehe, aku modif sedikit tulisan uceng, menjadi uchenk. dan sampai skrg, kebanyakan teman2 sekolah memanggilku uceng dg berbagai variasi tulisan (uceng, ucheng, ucenk, uchenk) dan berbagai variasi pelafalan (pelafalan huruf ‘e’-nya yg benar adalah seperti huruf ‘e’ pada kata bebek, namun ada juga yg melafalkan sperti huruf ‘e’ pada kata menyeramkan alias nyeremin), ada beberapa yg tetap husein, ad yg azmi, ad juga yg gila memanggilku dg ‘uten’ atau ‘utenk’, ada lg yg berbaik hati memanggilku dg ‘rangga’, ‘gie’, atau ‘joni’, dan berbagai panggilan lainnya.

bgitulah kisahnya kurang lebih, bagaimana dgn panggilanmu? apakah ada sejarahnya juga? ohoho..

nb: ibu ayu, dosen pembimbingku, memanggilku dgn panggilan uchen. ehehe. huruf ‘h’ diantara ‘c’ dan ‘e’ nya bener2 dibaca looh.. ‘uchen’..

-just write what you can’t remember, what you can’t tell-
Advertisements